Minggu, 03 Juli 2011

Dokter Leonid, Orang Yang Mampu Mengoperasi Dirinya Sendiri

Tanggal 29 April 1961, seorang dokter dari ekspedisi Antartika Rusia (Kutub Selatan Bumi) di stasiun ekspedisi “Novolazarevskaya”, Leonid Rogozof (27 tahun), merasa demam dan bagian bawah perutnya terasa sakit sekali.


Keesokan harinya keadaannya semakin parah. Tak mungkin di daerah kutub yang terpencil itu ia menyewa pesawat untuk membawanya ke rumah sakit. Tak mungkin pula ia minta pertolongan kepada dokter yang lain, karena ia adalah satu-satunya dokter yang ada di tempat ekspedisi tersebut.


Akhirnya pada malam 30 April 1961 itu, dr Leonid terpaksa melakukan operasi terhadap dirinya sendiri, untuk memotong dan mengeluarkan organnya berupa usus buntu (appendix) yang telah meradang.


Dalam operasi itu ia menggunakan bius lokal (local anesthesia), dibantu oleh seorang mekanik dan seorang ahli meteorologi yang ada dalam ekspedisi tersebut.


Sambil berbaring setengah membungkuk ke arah sisi kiri, ia menyuntikkan ke dirinya cairan obat bius lokal “novocaine”, kemudian melakukan torehan sepanjang 12 cm dibagian perut kanannya (iliac) dengan pisau bedah.


Dengan melihat melalui cermin kecil dan meraba-raba, Leonid melakukan pembedahan, mengeluarkan usus buntunya, dan menyuntikkan antibiotik dibagian perut, menjahit lukanya. Kedua orang “asisten” (mekanik dan metrologist) membantu memegang cermin kecil ke dekat perut dan memberi peralatan kedokteran kepada Leonid. Operasi ini berjalan selama 1 jam 45 menit hingga selesai.


Lima hari pasca operasi, temparatur badan Leonid normal kembali, dan 2 hari berikutnya jahitan lukanya dibuang.


Seluruh peralatan yang dipakai untuk melakukan operasi yang spektakuler itu, kini berada dan dipamerkan di museum “Artik dan Antartika” di St. Petersburg, Rusia



sumber: http://timetotalks.blogspot.com/2010/07/dokter-leonid-orang-yang-mampu.html

4 strategi membuat mantan menyesal

 

Marah, kesal dan sedih pasti dirasakan ketika kekasih memutuskan hubungan asmara. Namun, daripada melakukan tindakan kasar, lebih baik pakai cara elegan untuk membuatnya menyesal telah memutuskan Anda.
Ketika si mantan merasa menyesal, maka kesempatan untuk kembali menjalin asmara sudah ada di tangan Anda. Dilansir oleh Ezine Article, berikut ini strategi membuat si dia menyesal dan meminta Anda kembali.
Jangan tunjukkan keputusasaan
Setelah ditinggalkan olehnya, mungkin Anda menjadi putus asa. Keputusasaan wanita kerap ditunjukkan dengan memohon untuk kembali dengan Anda dan meneleponnya tanpa henti sambil merengek. Percayalah, cara ini tidak akan berhasil.

Sebaliknya, Anda harus melakukan sesuatu untuk menyadarkan dia bahwa Anda lah orang terbaik. Katakan padanya bahwa Anda menerima perpisahan itu dan meminta maaf atas semua kesalahan yang telah dilakukan. Setelah melakukan pembicaraan singkat ini, berhentilah menghubunginya beberapa saat, minimal selama seminggu.
Bersenang-senanglah 
Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama teman-teman Anda, dan yang terpenting jangan lupa memfoto momen-momen bahagia Anda, kemudian posting lah foto tersebut di Facebook, Twitter atau Blog Anda. Ini sengaja dilakukan, untuk memberitahu dia bahwa Anda baik-baik saja dan tetap percaya diri meskipun baru saja putus cinta.

Cara lain untuk membuatnya menyesal memutuskan Anda, percantik diri dengan mengubah gaya rambut dan membeli beberapa pakaian baru. Ketika Anda terlihat cantik dan percaya diri, kemungkinan dia akan menyesal telah meninggalkan Anda.
Menghubunginya lagi
Setelah seminggu atau lebih tidak berhubungan, mulailah untuk menghubunginya kembali. Tanyakan kabarnya dan selipkan cerita-cerita bahagia Anda bersamanya ketika masih berpacaran dulu. Dengan begini akan membuatnya mengenang tentang hubungannya bersama Anda dan dia akan merindukan Anda.

Bertemu
Ajaklah si dia untuk bertemu. Saat Anda bisa mengajaknya untuk berjumpa, ini merupakan awal yang bagus untuk dapat kembali merebut hatinya. Berpenampilan lah sebaik mungkin pada pertemuan pertama Anda, anggaplah ini sebagai kencan pertama.

Kuncinya adalah memperlihatkan kebahagiaan Anda dengan terus memasang senyuman. Jangan membahas tentang kesedihan Anda, apalagi mengatakan jika Anda masih mencintai atau merindukannya. Bahaslah topik-topik umum yang ringan dan ingatkan dia tentang kenangan bahagia Anda. Ketika dia mengetahui Anda telah berubah menjadi wanita yang lebih ceria, kemungkianan besar dia yang akan mengajak Anda untuk bertemu
sumber :beritaunik.com